Desain Warung Container dan Penjelasannya

Desain Warung Container dan Penjelasannya

Barricadaonline – Kafe atau warung tempat menjual makanan tidak hanya bergantung pada selera, tetapi juga banyak aspek lain yang dapat menunjang nilai sebuah kafe atau warung.

Tempat merupakan salah satu aspek terpenting, desain tempat itu sendiri harus menarik dan mengandung nilai estetika untuk menarik pembeli khususnya anak muda untuk datang. Saat ini anak muda datang ke warung atau kafe tidak hanya untuk makan tetapi juga untuk refreshing dan juga untuk bersosialisasi dengan sesama, maka kafe atau warung harus memiliki tempat yang menarik dan instagrammable untuk diunggah ke media sosial.

Untuk menghadirkan tampilan toko yang unik, menggunakan wadah bekas yang sudah dijadikan wadah makanan bisa menjadi pilihan. Misalnya karena sering digunakan oleh perusahaan martabak kontemporer. Seperti kantor container, wadah makanan juga menggunakan cara lain untuk menggantikan bangunan komersial. Selain harganya yang relatif murah, desain wadah makanannya juga dinilai kekinian sehingga menarik minat masyarakat untuk mengunjunginya.

Berapa biaya untuk mengubah satu wadah menjadi satu titik penjualan martabak?

Salah satu pemilik martabak jas, Markobar, Arif Setyo Budi menjelaskan, untuk membuat wadah sebagai tempat usaha, setidaknya calon pengusaha hanya perlu mengeluarkan dana 45-50 crore untuk biaya modifikasi wadah.

Di Indonesia saat ini sudah banyak kafe dan stand makanan ringan yang berbahan dasar wadah. Anak muda sering menggunakan kopi atau warung sendirian untuk bekerja, kerja kelompok, atau hanya untuk hang out dan menghabiskan waktu bersama teman-teman untuk memberikan kesan yang khas dan instagen. Desainnya yang unik, menarik dan instagenic mengundang anak muda untuk datang ke kafenya. Kabar baiknya adalah di Indonesia sendiri belum terlalu banyak kafe atau warung yang menggunakan konsep ini, jadi jika ingin membangun kafe dengan konsep container, Anda masih memiliki konsep yang berbeda dari yang lain.